Pentingnya Drainage Cell

November 24, 2020

Setiap bangunan pastinya membutuhkan drainase. Jika dahulu bahan yang digunakan untuk membuat suatu drainase adalah batu split, namun seiring berjalannya waktu batu split menjadi sedikit tergeser dengan adanya drainage cell. Dimana Fungsi drainage cell ternyata lebih bisa memberikan banyak manfaat.

Pengertian drainage cell

Drainage cell adalah sebuah material dengan bentuk sebuah panel. Dimana bahan yang digunakan untuk membuat material tersebut adalah berbahan dasar plastic polypropylene Recycled (PP). Tentunya penggunaan bahan dasar tersebut akan memberikan banyak keuntungan.

Pasalnya plastic polypropylene Recycled (PP) mampu membuat drainage cell mudah untuk disusun, dipasang, bahkan jika akan melakukan penggabungan antar drainage cell terasa lebih mudah. Drainage cell bisa dipasang secara vertikal maupun secara horizontal.

Drainage cell biasanya sering digunakan untuk ditempatkan pada bangunan terowongan, basement atau tempat parkir yang berada di bawah bangunan, bisa juga diaplikasikan di dalam sebuah bangunan teknik sipil, bahkan bisa juga digunakan untuk project roof garden.

Fungsi drainage cell
Fungsi drainage cell

Fungsi drainage cell

Salah satu konstruksi yang menggunakan drainage cell adalah project roof garden. Hal ini dikarenakan Fungsi drainage cell salah satunya untuk membuat bagian bawah tanaman yang berisikan tanah tetap dalam kondisi kering. Secara mudahnya adalah agar air yang berada disekitar konstruksi tersebut tidak akan mengalami genangan air.

Selain itu fungsi lain dari drainage cell adalah sebagai salah satu alat yang digunakan untuk mengalirkan air agar lebih cepat mengalir. Selain pada konstruksi project roof garden. Drainage cell juga digunakan pada lapangan futsal yang mengaplikasikan rumput sintetis pada bagian lapangannya.

Dengan adanya drainage cell, maka keadaan dari rumput sintetis adalah berguna untuk menjaga kondisi rumput agar tidak mudah lepas dari tempat pemasangannya. Ketika hendak melakukan sebuah pemasangan drainage cell kebanyakan akan diaplikasikan dengan menggunakan Geotextile Non Woven.

Kegunaan dari Geotextile Non Woven tak lain adalah untuk menjadi sebuah alat filter agar partikel yang ada di dalam tanah halus bisa dengan mudahnya tersaring. Jika tanah halus dengan mudahnya tersaring, maka sistem kerja atau lubang dari drainage cell tidak akan terkendala seperti tersumbat.

Keunggulan yang dimiliki drainage cell

Selain memiliki fungsi yang sangat membantu dalam sebuah pembuatan drainase di dalam bangunan. Ternyata drainage cell memiliki keunggulannya tersendiri. Maka tak heran bila saat ini drainage lebih sering digunakan untuk membantu sistem drainase. Berikut adalah penjelasannya.

  1. 1.Drainage cell memiliki keunggulan mudah dipasang secara vertikal ataupun horizontal. Sehingga tidak akan menyulitkan orang yang akan melakukan pemasangan material tersebut.
  2. Berat yang dimiliki oleh material drainage cell tergolong memiliki berat yang ringan. Selain ringan drainage cell juga terlihat lebih fleksibel.
  3. Material drainage cell tergolong sebuah material yang akan tahan terhadap serangan asam maupun basa. Bukan Cuma hal itu saja, pasalnya drainage cell juga akan tahan dari serangan mikroorganisme ganas sekalipun.
  4. Drainage cell memiliki daya tahan yang kuat dan bisa bertahan dalam jangkauan waktu yang lama.
  5. Jika anda merupakan seorang yang menjaga lingkungan. Maka dengan penggunaan drainage cell adalah tindakan yang cepat. Pasalnya sampai saat ini belum ada sebuah komentar bahwa drainage cell merusak lingkungan. Dengan begitu sudah bisa dipastikan bahwa drainage cell sangat tidak merusak lingkungan anda.

Apa akibat jika daerah resapan air berkurang

Penggunaan drainage cell memang menjadi sebuah hal yang bisa digunakan pada pemukiman padat. Pasalnya saat ini banyak sekali daerah resapan air yang semakin berkurang. Lantas apa akibat jika daerah resapan air berkurang.

  1. Banjir

Memang benar drainage cell bisa mengurangi genangan air dengan menjadi sebuah alat untuk mengatur resapan air. Akan tetapi anda sebagai manusia pastinya sudah tau bahwa terjadinya sebuah banjir dikarenakan kekurangan daerah resapan air.

Pembangunan permukiman dan gedung bertingkat adalah salah satu penyebabnya. Sampai saat ini pembangunan konstruksi gedung masih saja meningkat. Dengan begitu penggunaan alat ganti daerah resapan seperti drainage cell adalah pilihan yang tepat.

Baca juga apa akibat jika daerah resapan air semakin berkurang

  • Longsor

Selain banjir, berkurangnya daerah resapan air akan mengakibatkan tanah yang dulunya banyak pepohonan menjadi mudah longsor. Jika longsor terjadi maka manusia yang akan dirugikan. Akan tetapi saat ini banyak kalangan yang sudah peduli akan lingkungan.

Salah satunya adalah dengan adanya sebuah program, penanaman 1000 pohon. Kesadaran akan lingkungan seharusnya lebih dijaga.

Fungsi daerah resapan

Di Negara Indonesia sebenarnya banyak sekali tersebar daerah resapan air. Akan tetapi semakin lama semakin berkurang. Asalnya adalah dikarenakan pertumbuhan pembangunan konstruksi yang semakin meningkat.

Sampai saat ini masih ada beberapa orang yang bertanya-tanya apa fungsi daerah resapan air ?. Sebenarnya fungsi daerah resapan air adalah digunakan untuk mengelola debit air dan menampung air kiriman yang terjadi akibat hujan dan hal lainnya.

Tentunya dengan melihat hal tersebut ternyata penting sekali adanya sebuah daerah resapan air. Tentunya kita semua seharusnya mempertahankan keberadaan daerah resapan air tersebut. Hal ini tak lain adalah agar bisa sedikit mencegah terjadinya sebuah kiriman banjir bahkan bisa juga terjadinya suatu kekeringan akibat tidak adanya resapan air yang bisa ditampung.

Baca juga apa yang terjadi jika daerah resapan air semakin berkurang

Fungsi dari sumur resapan air hujan

Beberapa orang masih tidak begitu mengerti apa manfaat sumur resapan air hujan ?. Untuk fungsi dari sumur resapan air akan dijelaskan pada beberapa poin dibawah ini. Akan tetapi sebelum itu penjelasan cara kerja dari sumur resapan adalah tergantung dari lingkungan hijau sekitar.

Jika daerah yang dibuat sebuah sumur resapan air masih menjadi daerah yang hijau maka keberadaan dari sumur resapan air tersebut masih bisa berfungsi dengan baik. Akan tetapi saat ini sudah banyak berkurangnya daerah hijau membuat proses resapan air menjadi lebih terkendala. Alhasil sumur resapan hanya bisa memanfaatkan air hujan saja.

  1. Bisa digunakan sebagai media cadangan air

Fungsi yang pertama dari sumur resapan air adalah sebagai media penampungan cadangan air. Karena daerah resapan air dan lingkungan hijau yang semakin berkurang. Maka kondisi air bisa dibilang cukup memprihatinkan.

Dengan begitu memang diperlukan sekali media yang bisa melakukan penampungan air. Salah satunya adalah sumur resapan air.

  • Bisa mengurangi terjadinya resiko banjir

Banjir merupakan sebuah akibat yang terjadi karena hilangnya lingkungan hijau. Sebenarnya ketika hal tersebut sudah sering terjadi maka sebaiknya membuat media penampungan air dengan sistem serap di beberapa titik banjir.

  • Mencegah terjadinya longsor

Tentunya jika air tanah diambil dengan begitu banyak maka tanah akan menjadi rawan longsor. Tentunya dengan menggunakan media sumur tanah bisa membuat tanah tetap terjaga kekuatannya.

Baca juga berkurangnya daerah resapan air akibat pembangunan menyebabkan terganggunya

Jika anda memang berada didalam lingkungan pemukiman yang padat sebaiknya penggunaan fungsi drainage cell bisa anda aplikasikan dengan cepat agar tidak terjadi sebuah genangan air.

Informasi lebih lengkap dapat menghubungi kami langsung melalui kontak di bawh ataupun kujungi website kita di www.drainagecell.id

Admin Drainage Cell

Alamat toko :
Jakarta : Jl Bandengan Utara raya No 3A ,Pekojan,Tambora Jakarta barat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Proudly designed with Oxygen, the world's best visual website design software

We in Social Networks

linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram